19.10 |
Category: |
0
komentar
Ketika malam lepaskan layar
ketika perahu rindu berlabuh
anganku meneriakan namamu
hatiku berdetak tak menentu
Kasihku berjuta karismamu
beribu asa yang ada
padamu..........
ketika perahu rindu berlabuh
anganku meneriakan namamu
hatiku berdetak tak menentu
Kasihku berjuta karismamu
beribu asa yang ada
padamu..........
19.02 |
Category: |
0
komentar
Ciri khas
Rebusan mi hasil buatan tangan atau buatan mesin diceburkan ke dalam sebuah mangkuk berisi kuah yang dibuat dari berbagai jenis kaldu (umumnya dengan dasar kaldu babi). Pada umumnya chasiu, menma, dan irisan daun bawang ditambahkan di atas mi sebagai lauk atau penyedap.
Mi yang biasanya berwarna kuning dibuat dari terigu dengan kadar gluten tinggi ditambah air dan bahan kimia tambahan seperti potasium karbonat, natrium karbonat dan kadang-kadang asam fosfat. Bahan-bahan kimia yang bersifat alkali mengubah sifat alami gluten dalam tepung terigu dan membuat mi menjadi kenyal sekaligus mengaktifkan senyawa flavonoid yang terkandung dalam tepung terigu sehingga mi berwarna kuning. Perbandingan air dan tepung terigu adalah kira-kira 1 : 35%, semakin banyak air maka semakin lunak pula mi yang dihasilkan.
04.52 |
Category:
food
|
2
komentar
"kodomo no hi" yaitu hari anak2, salah satu hari libur nasional yg dirayakan anak2 (bagi anak laki2 maupun anak2 perempuan) dgn harapan mrk dpt tumbuh dgn sehat & bahagia.
pada mulanya,kodomo no hi mrpkn "tango no sekku" yaitu festivel yg diselenggarakan u/ mengharapkan pertumbuhan,kesehatan, & kebahagiaan anak laki2.
kodomo no hi terbagi mjd 2,yaitu :
1."HINA MATSURI"= perayaan hari anak u/ anak2 perempuan.
Festival boneka Hina biasanya diselenggarakan setiap tgl 3 Maret u/ memohon/mengharapkan kesehatan & kebahagiaan anak perempuan. Selama festival ini,klrg yg mmpnyai anak perempuan memajang seperangkat boneka "HINA"(hina ningyou) di rmhnya & mmpersembahkan sesajen yg terdiri dr bunga buah persik,hina arare,sake putih,dsb bagi boneka2 tsb.Awalnya hina matsuri mrpkn adat istiadat yg dilakukan masy. Cina pd zaman dulu,kemudian menyebar ke Jepang,dan sejak zaman EDO mengalami perkembangan & dilaksanakan sampai spt skrg ini.
“Banyak persamaan tari Okinawa dengan tari Jawa, terutama Yogyakarta, dari gerakannya,” kata Garrett Kam menjelaskan. Persamaan itu a.l. dalam gerak ukel (gerakan tangan) yang didorong ke depan, sementara pada tari Solo dan Cirebon, misalnya, gerakannya didorong ke belakang, dan tari Bali bergerak terus. Walau tiga tari ciptaannya yaitu Hi, Sight!, Eisaa-ruu dan Fan-Tasy banyak� unsur tari Yogyakarta, dia menyebutnya tari Jawa karena kostumnnya (kainnya) menggunakan kain dari Gresik, Jawa Timur.
